Something to be expected.
Masing-masing punya tujuan hidup, yang katanya harus tercapai, harus sesuai dengan do'a yang dipanjatkan.
Jika tidak, stempel kegagalan segera melekat padanya.
Pada kesempatan itu, sebagian memutuskan untuk menyerah, sebagian lain merasa bahwa Tuhan tidak adil.
Hanya beberapa yang memutuskan tetap tabah; percaya bahwa setiap nafas yang dihirup adalah anugrah paling besar. Semua akan dipertanggungjawabkan di alam perhitungan.
Mereka percaya bahwa kebaikan paling kecilpun akan dihitung dengan perhitungan paling adil.
Mereka hidup dengan tenang, tanpa ada tanya "Kenapa dan Mengapa" aku hidup seperti ini.
Sebab disibukan pada "Apa dan Bagaimana" melakukan yang terbaik.
Sehingga mereka termasuk golongan orang-orang yang tidak pernah rugi, apalagi merugikan.
Their presence is something to expect.
They always had a good life.
Komentar
Posting Komentar